ENJOYLIFE

HIDUP TANPA MASALAH

            Dalam kehidupan pasti tidak akan terlepas dari permasalahan, namun semua yang terjadi pasti ada solusi untuk menyelesaikan sebuah masalah, dan terkadang kitapun merasa hidup ini begitu berat, seringkali kita menyerah tanpa mencari solusi terlebih dahulu.
 Kita mungkin akan selalu bertahan dengan perasaan yang beraneka ragam. mungkin pasrah atau bisa juga putus asa. kadangkala kita lupa bahwa Alloh SWT selalu ada bersama kita, dan kita sering merasa bahwa hidup itu sendiri. Setiap kita punya sikap yang berbeda dalam menghadapi masalah. Ada orang yang mudah depresi, selalu mengeluh, dan ada pula yang sabar dan berusaha menghadapi masalah dengan tulus. Islam mengajarkan kepada kita cara pandang yang terbaik agar masalah yang dihadapi dapat diselesaikan dengan ikhlas dan tuntas. Bukan dengan cara dihindari, lari dari tanggung jawab.
Alloh SWT berfirman :
وَلَـنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَـوْفِ وَا لْجُـوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَ مْوَا لِ وَا لْاَ نْفُسِ وَا لثَّمَرٰتِ ۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ ۙ 
"Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar,"(QS. Al-Baqarah 2: 155)
لَّذِيْنَ اِذَاۤ اَصَا بَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۙ قَا لُوْۤا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِ نَّـاۤ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَ ۗ 
"(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali)."(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 156)
اُولٰٓئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوٰتٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۗ وَاُ ولٰٓئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُوْنَ
"Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 157)
Ketika kita mendapatkan suatu permasalahan, maka tenangkan hati dan jangan panik. Setelah kita tahu kemana harus mengembalikan “masalah” dalam hidup kita, mari kita bersama-sama menenangkan pikiran dan hati kita dan janganlah panik mencari jalan keluarnya. Bagaimana agar hati tenang dan tidak panik? Kita tinggal mengingat nikmat yang telah diberikan Allah.
Ketika mendapat masalah dalam hidup, jangan kita menyerah, perbanyak mengingat alloh, selalu berdoa dan berusaha, Mengadu kepada Allah Azza wa jalla dan meminta pertolongan serta taufikNya adalah merupakan sebab terbesar dari sebab-sebab yang ada untuk bisa melapangkan hati yang sempit dan keluar dari sebuah perkara, dan termasuk dari faidah sebuah musibah yang menimpa seseorang, yang sedang di uji oleh Allah Azza wa jalla yaitu salah satunya menjadi terpukul sehingga mau kembali kepada Rabbnya, berdo’a kepadaNya dan bersimpuh di hadapanNya. Dan di antara bentuk kembali kepada Allah Subhanahu wa ta’ala adalah banyak beristighfar. Termasuk bagian dari nikmat Allah Ta’ala pada kita semua adalah memudahkan bagi kita untumenggerakan lisan kita dengan sangat mudahnya di banding dengan anggota badan lainnya, tidak ada kesulitan yang berarti bagi kita untuk menggerakan lidah untuk mengucapkan kalimat istighfar.
Di dalam islam ada beberapa cara mengatasi masalah dalam hidup diantaranya sebagai berikut :
1.Wudhu
Jiwa kita akan menjadi tenang jika membiasakan diri mengambil wudu sebelum melakukan pekerjaan. Kerja yang susah akan menjadi senang dan mudah diselesaikan. Selama ini kita mengetahui bahwa berwudhu berfungsi untuk mensucikan diri dari najis dan hadas. Namun tahukah anda, berwudhu juga bisa jadi penawar racun hati. Disaat sedih dan gelisah, kita dianjurkan untuk berwudhu sehingga dosa-dosa akan luntur dan jiwa lebih tenang. Sebab Allah SWT menyukai orang-orang yang mensucikan diri (berwudhu), sebagaimana firmnan-Nya
“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222)
2.Shalat
Di dalam sholat ada ketenangan jiwa dan ketentraman bagi pikiran, sholat merupakan pintu dari pintu-pintu yang denganya bisa membantu untuk menghilangkan dan menutup penatnya dunia. Allah Ta’ala berfirman:
“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu”. (QS al-Baqarah: 45).
Di dalam sholat kita bisa mengeluarkan keluh kesah dan gundah kelana yang sedang kita rasakan kepada Allah Azza wa jalla ketika kita sedang sujud, menunjukan kepasrahan dan ketundukan di hadapanNya, sungguh di dalam sholat ada kenikmatan yang besar, di mulai dari berwudhu kemudian sholat, ketika engkau berdiri untuk sholat maka tidak ada lagi penghalang tabir antara dirimu dan Allah Azza wa jalla. Sesungguhnya sholat merupakan nikmat yang agung sebagai penengah antara problematika dan kesedihan, rasa bahagia dan senang mana kala bermunajat kepada Rabb alam semesta untuk memotong sulitnya kehidupan di dunia ini.
3.Membaca Al-Quran
Allah SWT berfirman yang artinya :
“Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat”  (QS Al-A’raaf:204)
Membaca Al-Quran salah satunya dapat membuat diri kita tenang. Hal ini karena di dalam Al-Quran terdapat berbagai petunjuk yang jika dipahami akan benar-benar mendapatkan kenikmatan dan kebahagiaan sebagai bentuk petunjuk. Hal ini sebagaimana Allah sampaikan  bahwa Al-Quran adalah benar-benar petunjuk yang nyata. Adanya petunjuk bagi manusia, tentu dapat membuat kehidupan manusia lebih tenang, karena dalam jalan yang benar, dan tidak menyesatkan. Kita perlu yakin bahawa walau bagaimana hebat tekanan yang kita alami, pertolongan Allah SWT tetap ada. yakinlah karena setelah ada kesempitan pasti ada kelegaan dan selepas kepayahan pasti ada kesenangan.
4.Doa
Rasulallah Shalallahu ‘alaihi wa sallam telah mengajarkan kepada kita (umatnya) tatkala turun sebuah musibah atau terkena sebuah masalah do’a-do’a untuk menghilangkan kesedihan dan kegelisahan yang ada, adalah beliau jika tertimpa sebuah kesulitan apa pun jenis, beliau mengucapkan:
“Wahai Dzat yang Maha Hidup lagi berdiri sendiri, dengan kasih sayangMu saya memohon pertolonganMu”.
Dan do’a sangat bermanfaat untuk menghilangkan sebuah musibah baik sebelum turunya bencana tersebut mau pun sesudah turunya, hal itu sebagaimana di jelaskan dalam sebuah hadits shahih dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:
“Tidak ada yang mampu menolak takdir kecuali do’a”. Shahihul jami’
5.Tawakal atau Berserah Diri Kepada Allah
Allah SWT berfirman yang artinya :
“Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya”. (QS ath-Thalaaq: 3)
Dalam ayat ini sebagai dalil yang kuat tentang keutamaan tawakal, di mana tawakal merupakan sebab terbesar untuk memperoleh maslahat dan menolak mara bahaya. Dan Allah Subhanahu wa ta’ala mengatur segala urusan alam ini sesuai dengan yang Ia kehendaki, di tanganNya segela perkara di bolak-balikan. Allah Ta’ala berfirman:
“kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy untuk mengatur segala urusan. tiada seorangpun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada izin-Nya”. (QS Yunus: 3)
Hendaknya kita semua merasa yakin bahwa apa yang kita kerjakan untuk segera bisa keluar dari sebuah masalah hanyalah merupakan sebab dan sarana namun tetap yang mengatur alam ini adalah Allah Azza wa jalla, maka apa yang Allah kehendaki pasti terjadi dan apa yang tidak Ia kehendaki kejadianya pasti tidak akan terjadi.
6.Sedekah
Dalam Al Qur’an banyak ditemukan firman Allah yang memerintahkan kita untuk bersedekah dan membelajakan sebagian harta kita dijalan kebaikan. Namun sayang kebanyakan kita tidak menghiraukan perintah tersebut. Kita kuatir kalau bersedekah akan mengurangi jumlah harta kita. Sifat kikir dan tamak mendorong kita untuk enggan membayar zakat , infak dan sedekah. Padahal manfaat sedekah itu sebenarnya akan kembali kepada diri kita juga.
sedekah yang bisa membantu menyelesaikan segala permasalahan seseorang, tinggal bagaimana niat dan keyakinan saat melakukan sedekah. Seperti yang kita ketahui bahwasanya permasalaan manusia bisa mencakup banyak hal. Masalah dengan keluarga, atasan dan bawahan, pekerjaan, masalah utang piutang,  tidak kunjung memperoleh jodoh, pekerjaan yang seret, rezeki yang selalu kurang, tidak bisa membayar uang sekolah anak, dan masalah-masalah lainnya.
Masalah-masalah tersebut tidak akan ada habisnya. Tinggal bagaimana ia  berusaha dan beribadah kepadaNya. Salah satu ibadah yang menjanjikan pelakunya akan memperoleh pertolongan dari setiap permasalahannya. 
“Wahai orang-orang yang beriman! Sebarkanlah sebahagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kamu, sebelum tibanya hari (kiamat) yang tidak ada jual beli padanya dan tidak ada kawan (yang memberi manfaat), serta tidak ada pula pertolongan syafaat dan orang-orang kafir, mereka itulah orang-orang yang zalim.” Tentang sedekah bisa menjadi jalan keluar bagi permasalan tidak perlu meragukannya, karena kita hanya perlu mencoba untuk selalu sedekah dengan ikhlas.”( Q.S Al-Baqarah :254)
adapun cara kita berusaha menyelesaikan suatu permasalahan :
1.      Cobalah untuk Mengenali Masalah yang Kamu Hadapi
Beberapa orang mungkin akan memilih untuk menghindari masalah. Sayangnya menghindari masalah tidak akan membantumu menyelesaikannya atau bahkan dapat memperburuk masalah itu. Yang perlu kamu lakukan pertama kali untuk menyelesaikannya adalah mengenali masalah yang kamu hadapi.
Nah, untuk lebih mempermudah, kamu bisa membuat list masalah-masalah yang kamu alami. Misalnya, kamu kesulitan menyelesaikan tugas akhir, lalu tentukan rintangan apa saja yang menyebabkan kamu kesulitan melaluinya. Misalnya dosen yang sulit ditemui atau kamu kurang bisa membagi waktumu dengan baik. 
2.      Apa yang Kamu Harapkan dari Masalahmu?
Yang kedua, tentukan harapan dan tujuan yang ingin kamu capai. Kamu dapat memulainya dari tujuan yang paling sederhana, misalnya bagaimana kamu bisa membagi waktumu agar bisa memiliki banyak waktu menyelesaikan tugas akhir. Lalu lanjutkan pada tujuan lainnya sehingga dapat mencapai tujuan inti.
3.      Mulai Pikirkan Solusi Apa Saja yang Dapat Dilakukan 
Oke. Lalu, bagaimana kamu bisa membagi waktumu? Tulislah beberapa opsi solusi yang dapat kamu lakukan untuk menyelesaikan satu persatu masalahmu. Misalnya mengatur jam tidur, mengurangi waktu bermain, dan lainnya. 
4.      Lakukan Solusi yang Sudah Kamu Siapkan!
Ya, kamu sudah tau apa masalah yang kamu hadapi, apa saja rintangan yang kamu  hadapi, dan juga solusi yang kamu siapkan. Sekarang saatnya kamu memulai untuk merealisasikan solusi-solusi tersebut. Ketika satu masalahmu terselesaikan, kamu bisa memulai untuk menyelesaikan masalah lainnya, begitu seterusnya, hingga semua masalah terselesaikan.
5.      Cek Apakah Solusi yang Sudah Kamu Lakukan Berhasil Mengatasi Masalah Hidup Kamu
Sekarang kamu telah melakukan solusimu, kamu perlu memastikan apakah solusi tersebut berfungsi. Terkadang rencana yang paling baik tidak selalu berjalan dengan sempurna, jadi sebaiknya kamu mengeceknya kembali. Jika belum berhasil, cari apa yang membuatnya belum berhasil, mengoreksinya, dan kemudian melakukan solusi itu kembali.
6.      Bercerita dengan Orang Terdekat Bisa Sangat Membantumu, loh
 beberapa orang kadang merasa enggan dan takut untuk menceritakan masalahnya ke orang lain. Hilangkan ketakutanmu saat kamu akan bercerita pada orang lain.
Saat kamu mulai menceritakan masalahmu, kamu akan merasa lega, bebanmu berkurang atau mungkin bisa mendapat saran yang dapat membantu menyelesaikan masalahmu.
7.      Jangan Ragu Mengkonsultasikan Masalahmu kepada Psikolog Profesional
Jika cara-cara mengatasi masalah hidup di atas tidak dapat membantumu, jangan ragu untuk mengunjungi psikolog ya! Saat kamu mengunjungi psikolog, kamu dapat leluasa menceritakan masalah hidupmu. Bahkan kamu juga bisa mendapatkan solusi yang dapat sangat membantumu.
Oke, sekarang kamu sudah tahu ya bagaimana cara mengatasi masalah hidup yang kamu alami. Ingat, jangan memendam masalahmu terlalu lama. Ceritakan pada orang terdekatmu dan jangan pernah ragu ya, terus semangat. Dan jangan pernah mencoba untuk mencari masalah.




Sumber :

Komentar